Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli
<p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kuliah kerja nyata (KKN), teknologi tepat guna, model atau konsep dan atau implementasi lainnya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli diterbitkan oleh Marq & Cha Institute, secara periodik 2 kali dalam setahun, yakni bulan Juni dan Desember. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli ini diterbitkan melalui proses peer-reviewed oleh para pakar dari berbagai institusi dan berbagai bidang ilmu.</p>Marcha Instituteen-USJurnal Pengabdian Masyarakat Nauli2985-3702Optimalisasi Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi Melalui Penyuluhan Kesehatan dan Pelatihan Pembuatan Teh Celup Herbal Berbasis Potensi Lokal di Desa Muaratais III, Kec. Angkola Muaratais, Kab. Tapanuli Selatan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/350
<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius karena dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan berbagai komplikasi berbahaya lainnya. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko serta upaya pencegahan dini menjadi salah satu pemicu utama tingginya angka kejadian hipertensi di tingkat komunitas, sehingga kegiatan pengabdian ini diinisiasi di Desa Muaratais III dengan menyasar 20 orang lansia untuk mendongkrak pemahaman kesehatan sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam pembuatan teh celup herbal berbahan daun kelor sebagai alternatif minuman sehat penurun tekanan darah. Metode yang diterapkan meliputi kombinasi antara penyuluhan kesehatan lewat ceramah interaktif serta pelatihan pembuatan teh celup melalui demonstrasi dan praktik langsung yang mencakup materi pengertian, faktor risiko, gejala klinis, hingga langkah pengendalian hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya lonjakan pemahaman peserta yang signifikan mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat secara konsisten, di mana para lansia kini telah mampu mempraktikkan pengolahan teh herbal berbahan daun kelor, jahe, sereh, dan kayu manis secara mandiri. Melalui keberlanjutan program ini, kesadaran jemaah lansia dalam mengontrol tekanan darah diharapkan dapat terus meningkat sekaligus mampu mengoptimalkan potensi pemanfaatan sumber daya lokal menjadi produk kesehatan terjangkau yang bernilai guna tinggi.</p>Fadila AfrianiNur Eliza LubisMhd Aulia HasanMeta MelaniSefrianti AshariSofwatun Nadia
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-0551434810.35335/nauli.v5i1.350Penerapan E-Commerce Berbasis Web sebagai Media Peningkatan Penjualan Laptop pada Toko Maju Jaya Komputer
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/388
<p>Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi sistem digital guna meningkatkan efektivitas pemasaran dan pengelolaan bisnis. Toko Maju Jaya Komputer masih menjalankan proses penjualan, promosi, pencatatan transaksi, dan pengelolaan stok secara konvensional sehingga kurang optimal dalam menjangkau pelanggan serta berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengelolaan data. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menerapkan sistem e-commerce berbasis web sebagai media peningkatan penjualan sekaligus mendukung digitalisasi proses bisnis pada Toko Maju Jaya Komputer. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan analisis kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan penggunaan, implementasi, pendampingan, serta evaluasi terhadap kemampuan pengguna dalam mengoperasikan sistem. Sistem yang dikembangkan menyediakan fitur katalog produk, pengelolaan data produk, pemesanan, transaksi, pengelolaan stok, dan laporan penjualan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem e-commerce berbasis web berhasil diimplementasikan dan dapat dimanfaatkan oleh pemilik serta karyawan untuk mendukung pengelolaan penjualan secara lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. Pelatihan dan pendampingan yang diberikan juga meningkatkan kemampuan pengguna dalam mengoperasikan sistem secara mandiri. Penerapan sistem ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, mempercepat proses administrasi penjualan, serta meningkatkan daya saing dan produktivitas usaha di era digital.</p>Leliana HarahapSartika Dewi PurbaMaslan M.R SihombingKamson SiraitJonas Franky R Panggabean
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-252026-07-255116317310.35335/nauli.v5i1.388Problematika Yang Dialami Pada Masa Lansia di Desa Ujung Teran Kabupaten Langkat
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/340
<p>Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami lansia di Desa Ujung Teran, Kabupaten Langkat, terutama pada aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan. Lansia rentan mengalami penurunan kondisi fisik, keterbatasan ekonomi, serta berkurangnya interaksi sosial yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kehidupan lansia serta memperkuat dukungan sosial dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan lansia. Kegiatan pengabdian melibatkan 30 orang lansia sebagai partisipan utama yang dipilih melalui pendataan bersama perangkat desa dan kader posyandu lansia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, serta intervensi berupa pendampingan komunitas, penyuluhan kesehatan dasar, penguatan kegiatan posyandu lansia, dan pengajian rutin. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan keluarga lansia, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% lansia masih aktif mengikuti kegiatan sosial dan keagamaan yang berkontribusi pada peningkatan interaksi sosial. Dari aspek ekonomi, 60% lansia bergantung pada keluarga dan bantuan sosial, sedangkan lainnya masih memiliki penghasilan dari hasil kebun. Dari aspek kesehatan, sebagian besar lansia mengalami penurunan fisik seperti hipertensi dan keterbatasan mobilitas, namun pendampingan meningkatkan kesadaran kesehatan dan kepatuhan pemeriksaan rutin hingga 70%. Dukungan keluarga dan lingkungan sosial berperan penting dalam meningkatkan kemampuan adaptasi lansia. Dengan demikian, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesejahteraan lansia melalui penguatan aspek sosial, kesehatan, dan dukungan ekonomi keluarga.</p>Purbatua ManurungAzra Liwani Bazla S. MelialaNadya Az-zahraSwaibah Aslamiah LubisYuda Prastya
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-182026-06-185196610.35335/nauli.v5i1.340Belajar Sains Itu Seru: Menumbuhkan Minat Dan Literasi Sains Siswa Melalui Pembelajaran Interaktif
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/371
<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Belajar Sains Itu Seru” dilaksanakan di SDK 010 Paga sebagai upaya menumbuhkan minat dan literasi sains siswa sekolah dasar melalui pembelajaran interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep-konsep sains dasar yang meliputi energi alternatif, energi dan perubahannya, serta cahaya, sekaligus memberikan pengalaman belajar melalui percobaan sederhana tentang gaya dan gerak serta gelombang bunyi. Subjek kegiatan adalah siswa kelas III dan IV SDK 010 Paga. Metode yang digunakan berupa pembelajaran partisipatif melalui pemaparan materi, penayangan video edukatif, ice breaking, demonstrasi percobaan sederhana, dan sesi tanya jawab. Door prize diberikan kepada siswa yang aktif bertanya dan menjawab. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua tahap, yaitu penyampaian materi dan pelaksanaan percobaan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Siswa mampu memahami konsep dasar energi alternatif, energi dan perubahannya, serta cahaya dengan lebih baik melalui media video dan penjelasan interaktif. Selain itu, percobaan sederhana mengenai gaya dan gerak serta gelombang bunyi membantu siswa memahami konsep sains secara lebih konkret. Kegiatan ini juga meningkatkan keberanian siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, dan bekerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil menciptakan pengalaman belajar sains yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.</p>Nining SariyyahKarolina AdaOswaldus Lalong
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-012026-07-0151717910.35335/nauli.v5i1.371Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Alternatif Pengobatan Mandiri Desa Sorimanaon
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/348
<p>TOGA (Tanaman Obat Keluarga) merupakan jenis tanaman pilihan yang berkhasiat sebagai obat dengan perawatan yang mudah dan biaya relatif murah. TOGA menjadi alternatif obat keluarga yang aman karena jarang menimbulkan efek samping, mudah diolah dandikonsumsi untuk pertolongan pertama pada kasus penyakit ringan seperti demam, batuk, atau membantu menjaga stamina. Keberadaan TOGA di lingkungan rumah menjadi sangat penting. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan penyuluhan mengenai pemanfaatan TOGA sebagai alternatif pengobatan mandiri dan untuk memberikan informasi mengenai penyakit artritis yang dapat diobati menggunakan TOGA kepada masyarakat Desa Sorimanaon Kelurahan Nusukan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan memberikan penyuluhan, pelatihan, serta pemberian bibit pohon TOGA untuk ditanam. Target mitra yaitu kelompok ibu-ibu rumah tangga di Wilayah Desa Sorimanoan. Hasil pengembangan kegiatan di Desa Sorimanoan dapat meningkatkan motivasi ibu-ibu rumah tangga yang datang untuk lebih memanfaatkan TOGA sebagai pengobatan, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai artritis dan bahan-bahan alamiah yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri artritis.</p>Tina AndiskaDebora salom SinagaDesi RonauliMuhammad Neisky MeilandriWinda FebriantiZeti Dwi Fadila
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-0551343810.35335/nauli.v5i1.348Peningkatan Literasi Digital melalui Program Edukasi Bijak Bermedia Sosial bagi Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Plered
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/385
<p>Perkembangan media sosial telah memberikan berbagai kemudahan dalam memperoleh informasi, berkomunikasi, dan berinteraksi, namun juga memunculkan berbagai risiko seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, penipuan digital, serta penyalahgunaan data pribadi. Remaja, khususnya siswa sekolah menengah atas, merupakan salah satu kelompok pengguna media sosial yang membutuhkan pemahaman mengenai literasi digital agar mampu memanfaatkan media sosial secara bijaksana dan bertanggung jawab. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa kelas XII SMA Negeri 1 Plered mengenai penggunaan media sosial yang aman, etis, dan produktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi kebutuhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup etika bermedia sosial, pengenalan hoaks dan disinformasi, pencegahan cyberbullying, keamanan data pribadi, serta pentingnya menjaga jejak digital (digital footprint). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap seluruh materi yang disampaikan, yang ditunjukkan oleh meningkatnya nilai post-test dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan memberikan respons positif terhadap metode pembelajaran yang diterapkan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi literasi digital melalui pendekatan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai penggunaan media sosial secara bijaksana, kritis, aman, dan bertanggung jawab. Program serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat budaya literasi digital di lingkungan sekolah.</p>Jonson ManurungEryan Ahmad FirdausMuhammad Azhar PrabukusumoRochedi Idul AdhaCloudio Egi Primsa Ginting
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-232026-07-235114815510.35335/nauli.v5i1.385Sains Adventure: Menumbuhkan Jiwa Ilmuwan Cilik pada Siswa SDI Nuanaga melalui Pembelajaran Sains Interaktif
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/364
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar sains dan menumbuhkan rasa ingin tahu siswa sekolah dasar melalui pembelajaran interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini dilaksanakan di SDI Nuanaga dengan melibatkan 15 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, tanya jawab, penayangan video interaktif, demonstrasi eksperimen sederhana, kuis edukatif, dan pembagian doorprize. Berdasarkan hasil evaluasi melalui sesi tanya jawab dan kuis yang terdiri atas 10 pertanyaan, siswa menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang telah disampaikan. Sebanyak 7-8 siswa secara aktif berpartisipasi dengan mengajukan diri untuk menjawab pertanyaan, dan seluruh pertanyaan yang diberikan dapat dijawab dengan benar. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, terutama pada saat demonstrasi eksperimen dan kuis edukatif. Kegiatan Sains Adventure memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat belajar sains, menumbuhkan rasa ingin tahu siswa, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan melalui pembelajaran berbasis praktik.</p>Theresa Andini Anggun TangiNining SariyyahMarsianus Kian FowoYasinta Cerlina Bhara
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-102026-07-105110110910.35335/nauli.v5i1.364Kegiatan Senam Lansia Sebagai Upaya Pengendalian Hipertensi di Desa Sipangko Kabupaten Tapanuli Selatan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/346
<p>Hipertensi merupakan penyakit yang sering dialami lansia dan memerlukan penanganan nonfarmakologis secara rutin. Mahasiswa KKN Universitas Aufa Royhan melaksanakan program senam lansia di Desa Sipangko sebagai upaya promotif dan preventif untuk membantu menjaga tekanan darah dan kebugaran tubuh lansia. Kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan, senam lansia bersama, serta edukasi mengenai hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman lansia tentang pola hidup sehat, meningkatnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan kesehatan, serta memberikan efek positif terhadap kondisi fisik dan psikologis lansia. Program senam lansia ini dinilai efektif dalam membantu menjaga kesehatan dan kebugaran lansia di Desa Sipangko.</p>Nur Azizah PaneMerta JulianaRizki Anita SiregarKaila SalsabillaAlyani LubisEnita Novita TambaNur Holija Harahap
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-0551242810.35335/nauli.v5i1.346Sosialisasi Cerdas Menabung: upaya peningkatan literasi keuangan siswa SD Negeri Kabanjahe 040443
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/381
<table width="586"> <tbody> <tr> <td rowspan="2" width="380"> <p>Rendahnya literasi keuangan pada anak usia sekolah dasar menjadi salah satu tantangan dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijaksana sejak dini. Siswa umumnya telah menerima uang saku setiap hari, namun belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, serta pengelolaan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan siswa melalui program Sosialisasi Cerdas Menabung di SD Negeri Kabanjahe 040443. Pengabdian menggunakan pendekatan <em>Participatory Action</em> dengan melibatkan dosen, lima mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7, guru kelas, dan 46 siswa kelas VI sebagai subjek kegiatan. Program dilaksanakan melalui tahapan koordinasi, identifikasi kebutuhan, pretest, sosialisasi interaktif, simulasi pengelolaan uang saku, permainan edukatif, posttest, serta evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dasar literasi keuangan, manfaat menabung, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, terjadi perubahan sikap yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran untuk menyisihkan uang saku secara rutin dan tumbuhnya komitmen membangun kebiasaan menabung. Keterlibatan guru dan mahasiswa Kampus Mengajar turut memperkuat proses pendampingan sehingga mendukung terciptanya budaya literasi keuangan di lingkungan sekolah. Program ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang bersifat partisipatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan literasi keuangan siswa sekolah dasar.</p> <p> </p> </td> <td width="0"> </td> </tr> <tr> <td width="0"> </td> </tr> </tbody> </table>Bena Br GintingDinaria br SembiringHermelina Ekasari br Tarigan
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-162026-07-165111612510.35335/nauli.v5i1.381Penguatan Kesiapan Kredit UMKM melalui Pengembangan Early Warning System Kesehatan Keuangan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/359
<p>UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, namun masih menghadapi permasalahan pengelolaan keuangan yang berdampak pada rendahnya kesiapan memperoleh akses pembiayaan formal. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM JAWARA Bojongsari Kota Depok, dimana sebagian pelaku usaha belum melakukan pencatatan transaksi secara sistematis, belum memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta belum memiliki alat ukur kesehatan keuangan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapan kredit melalui pengembangan dan validasi Early Warning System (EWS) kesehatan keuangan UMKM berbasis rasio keuangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pendampingan melalui tahapan observasi, penyampaian materi, simulasi penggunaan instrumen EWS, pendampingan, dan evaluasi hasil. Kegiatan melibatkan 26 pelaku UMKM sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instrumen EWS mampu membantu peserta melakukan identifikasi kondisi usaha secara lebih terstruktur. Rekapitulasi hasil menunjukkan sebanyak 23% peserta berada pada kategori sehat, 58% kategori cukup sehat, dan 19% kategori perlu pendampingan. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan pemahaman pengelolaan keuangan dan kesiapan memperoleh akses pembiayaan secara lebih berkelanjutan.</p>Erliana ErlianaNapisah NapisahFina Fitriyana
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-302026-06-3051647010.35335/nauli.v5i1.359Inovasi Pembuatan Tong Sampah Berbahan Semen Untuk Mendorong Perilaku Peduli Kebersihan Lingkungan Di Masjid Miftahul Jannah Desa Muaratais 1 Kabupaten Tapanuli Selatan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/344
<p>Kebersihan lingkungan merupakan faktor fundamental dalam menciptakan area yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Di Desa Muara Tais 1, keterbatasan sarana pembuangan limbah yang memadai sering kali memicu kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan, khususnya di area fasilitas umum seperti tempat ibadah. Berangkat dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini diinisiasi dengan tujuan utama untuk meningkatkan ketersediaan sarana kebersihan sekaligus mendongkrak kepedulian warga sekitar melalui pembuatan tong sampah permanen berbahan dasar semen di Masjid Miftahul Jannah. Program ini dilaksanakan pada hari Senin, 25 Mei 2026, dengan menggerakkan kolaborasi aktif antara 18 mahasiswa KKN dan masyarakat setempat melalui tahapan observasi lapangan, persiapan alat, proses cetak, hingga penempatan strategis di area luar masjid. Hasil nyata dari program ini menunjukkan bahwa keberadaan fasilitas baru tersebut berhasil menyediakan wadah pembuangan yang jauh lebih layak serta memicu perubahan perilaku positif warga untuk membuang sampah pada tempatnya. Efek jangka panjangnya, lingkungan Masjid Miftahul Jannah kini bertransformasi menjadi jauh lebih bersih, rapi, estetis, dan kondusif untuk mendukung kekhusyukan seluruh aktivitas ibadah keagamaan harian.</p>Wapiq AzizahAmanda TriaBella AmaliaRiffki SakinahMuhammad IqbalMuhammad Fahri
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-0551121810.35335/nauli.v5i1.344Pengembangan Potensi Masyarakat dalam Bijak Memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Masa Depan di SMAN 1 Plered Kabupaten Purwakarta
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/379
<p>Perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Di satu sisi, AI memberikan berbagai kemudahan dalam proses pembelajaran, peningkatan kreativitas, serta efisiensi dalam memperoleh dan mengolah informasi. Namun, pemanfaatan AI yang tidak bijak dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti ketergantungan teknologi, plagiarisme, serta ancaman terhadap privasi dan keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan literasi digital dan pemahaman etika dalam penggunaan AI bagi generasi muda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SMAN 1 Plered Kabupaten Purwakarta dengan tema “Pengembangan Potensi Masyarakat dalam Bijak Memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Masa Depan”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep dasar AI, manfaat dan risikonya, serta mendorong pemanfaatan AI secara etis dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab secara interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan AI sebagai alat pendukung pembelajaran dan pengembangan diri. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi transformasi digital di masa depan.</p>Eryan Ahmad FirdausJonson ManurungHondor SaragihMuhammad Azhar PrabukusumoAjeng HidayatiAmelia Kartika
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-162026-07-165111011510.35335/nauli.v5i1.379Penyuluhan Dan Pelatihan Pembuatan Jamu Serbuk Dari Jahe Merah Di Desa Pangaribuan Kecamatan Angkola Muara Tais
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/352
<p>Jahe merah merupakan tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional karena mengandung senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, dan minyak atsiri yang bermanfaat bagi kesehatan. Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan kondisi fisik sehingga membutuhkan asupan minuman kesehatan yang aman dan praktis. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan jamu serbuk jahe merah sebagai alternatif minuman kesehatan bagi lansia. Produk dibuat menggunakan bahan utama jahe merah, gula, dan kayu manis melalui proses penghalusan, penyaringan, pemanasan, dan kristalisasi hingga menjadi serbuk instan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami proses pembuatan produk dan mengetahui manfaat jahe merah bagi kesehatan lansia.</p>Samroana HarahapMely Amanda HasibuanRosmantili LumbangaolYusnainiSiti Hardini
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-0551495310.35335/nauli.v5i1.352Pelatihan Pembelajaran Matematika Berbasis Game-Based Learning dalam Bahasa Inggris pada Siswa SDN 057220 Sawit Hulu
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/389
<p>Rendahnya kemampuan literasi numerasi dan penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era global. Pembelajaran yang masih dilakukan secara terpisah dan didominasi metode konvensional menyebabkan siswa kurang termotivasi serta mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika maupun penggunaan kosakata Bahasa Inggris dalam konteks pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi dan kemampuan Bahasa Inggris siswa melalui pelatihan pembelajaran matematika berbasis Game-Based Learning di SDN 057220 Sawit Hulu. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi kebutuhan, penyusunan perangkat pembelajaran, serta pelaksanaan pre-test. Selanjutnya, siswa mengikuti pelatihan menggunakan berbagai permainan edukatif berbahasa Inggris, seperti Counting Games, Number Guessing, dan Math Quiz Interactive, yang dilanjutkan dengan pendampingan, diskusi, dan post-test. Evaluasi dilakukan melalui analisis hasil pre-test dan post-test, observasi keaktifan siswa, serta angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai literasi numerasi meningkat dari 58,3 menjadi 82,7 atau sebesar 41,8%, sedangkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris meningkat dari 55,0 menjadi 75,9 atau sebesar 38,0%. Selain itu, sebanyak 90% siswa berada pada kategori aktif dan sangat aktif selama kegiatan, serta lebih dari 82% siswa memberikan respon positif terhadap metode pembelajaran yang diterapkan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis Game-Based Learning dalam Bahasa Inggris efektif meningkatkan kemampuan numerasi, penguasaan kosakata Bahasa Inggris, serta motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran ini berpotensi menjadi alternatif inovatif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.</p>Meilisa MalikWinmery Lasma HabeahanMuhammad Huda FirdausAida FitriHetdy Sitio
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-252026-07-255117417910.35335/nauli.v5i1.389Penyuluhan Pembentukan Karakter Siaga Bencana di Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/342
<p>Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan daerah yang memiliki potensi risiko bencana alam, namun sebagian besar masyarakatnya belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan pembentukan karakter siaga bencana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan di balai desa, simulasi evakuasi, pembentukan Tim Siaga Bencana Desa bersama Naposo Nauli Bulung (NNB), serta pemasangan papan informasi jalur evakuasi. Kegiatan dihadiri oleh ± 10 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang jenis-jenis bencana, prosedur evakuasi, dan pentingnya kesiapsiagaan bencana di tingkat desa. Capaian signifikan dari program ini adalah terbentuknya kesepakatan awal pembentukan Tim Siaga Bencana Desa Basilam Baru sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketangguhan komunitas.</p>Willy Frederik SinagaGunawan Syahputra SiahaanMhd. Rangga Satria DlthNova Apriani DalimuntheMasdewi Dalimunthe
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-05511610.35335/nauli.v5i1.342Kampanye Komunikasi Non Komersial sebagai Penguatan Hukum Lingkungan melalui Aksi Penerapan Teknologi Biopori di Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/374
<p>Krisis ketersediaan air tanah dan menumpuknya sampah organik rumah tangga merupakan dua persoalan lingkungan yang saling berkaitan dan tidak dapat dilepaskan dari perhatian di tingkat desa. Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, menghadapi tantangan akibat rendahnya daya resap tanah terhadap air hujan serta minimnya pengelolaan sampah organik rumah tangga secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran hukum lingkungan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, melalui kampanye komunikasi non komersial yang mengintegrasikan penerapan teknologi biopori sebagai solusi teknis atas kedua persoalan tersebut. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi partisipatif, pelatihan praktik pembuatan lubang resapan biopori, serta pendampingan komunikasi kreatif berbasis media sederhana yang dirancang bersama pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap dasar hukum pengelolaan lingkungan, tumbuhnya partisipasi aktif ibu ibu PKK dalam pembuatan biopori di lingkungan rumah tangga, serta terbentuknya pola komunikasi lintas generasi antara pemuda dan kelompok PKK dalam mendukung keberlanjutan program. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa kampanye komunikasi non komersial dapat menjadi jembatan efektif antara regulasi lingkungan dan praktik konkret di tingkat rumah tangga, sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan sosial desa dalam konservasi air tanah dan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.</p>Ni Putu Sinta DewiIstin Fitriana AzizaMuhammad FathoniNi Ketut Putri Nila SudewiI Gede Anjas KharismanataI Made Agus Artana
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-022026-07-0251808910.35335/nauli.v5i1.374Pengendalian Tekanan Darah Dengan Black Garlic Pada Pasien Hipertensi Di Desa Muara Purba Nauli Kecamatan Angkola Muara Tais Kabupaten Tapanuli Selatan 2026
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/349
<p>Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan masalah kesehatan utama di dunia. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Upaya pengendalian dan pengobatan hipertensi sangat penting supaya tidak terjadi komplikasi. Pengendalian hipertensi bisa dilakukan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi yaitu adalah terapi black garlic varian bawang. Black garlic merupakan bawang putih yang telah melalui proses fermentasi sehingga memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan bawang putih biasa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian tekanan darah menggunakan black garlic sebagai terapi pendamping pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan, diskusi, tanya jawab, serta pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah edukasi. Sasaran kegiatan adalah pasien hipertensi di Desa Muara Purba Nauli Kecamatan Angkola Muara Tais Kabupaten Tapanuli Selatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi, faktor risiko, serta manfaat black garlic dalam membantu mengendalikan tekanan darah. Penyuluhan kesehatan dapat menjadi salah satu strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi.</p>Minta Ito RitongaRizki Maimunah Lubis Reski Maulidiyah Ido Zannuba Lubis Adli Zil Ikrom Batubara
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-0551394210.35335/nauli.v5i1.349Implementasi Sistem Pertanian Cerdas Terdistribusi Berbasis Dashboard Monitoring dan Notifikasi Proaktif WhatsApp
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/386
<table style="height: 462px;" width="860"> <tbody> <tr> <td width="380"> <p>Keterbatasan lahan pekarangan dan rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pertanian menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Leuwinutug dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Di sisi lain, perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memberikan peluang untuk mengembangkan sistem pertanian cerdas yang mampu meningkatkan efisiensi budidaya tanaman melalui pemantauan dan pengendalian secara real-time. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Sistem Pertanian Cerdas Terdistribusi Berbasis Dashboard Monitoring dan Notifikasi Proaktif (WhatsApp) untuk mendukung budidaya hidroponik sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dalam Program Innovillage Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh PT Telkom Indonesia dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, perancangan sistem, implementasi teknologi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan instalasi hidroponik berbasis ESP32, dashboard monitoring berbasis web, serta notifikasi otomatis melalui aplikasi WhatsApp untuk memantau kondisi sistem secara real-time. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem berhasil diimplementasikan dan berfungsi sesuai dengan rancangan, sehingga masyarakat mampu memantau kondisi instalasi hidroponik, memperoleh notifikasi secara otomatis, serta mengoperasikan sistem secara mandiri setelah mengikuti pelatihan. Selain meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi Internet of Things dalam bidang pertanian, program ini juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi pengelolaan budidaya hidroponik, pemanfaatan lahan pekarangan, dan penguatan ketahanan pangan keluarga. Dengan demikian, implementasi sistem pertanian cerdas berbasis dashboard monitoring dan notifikasi proaktif WhatsApp dapat menjadi salah satu model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi yang berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik permasalahan yang serupa.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Vinaldo TambunanAmelia KartikaMuhammad Rafi ArnofJonson Manurung
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-252026-07-255115616610.35335/nauli.v5i1.386PERI-CARE : Pemberdayaan Ibu Hamil Trimester III melalui Edukasi dan Pelatihan Pijat Perineum untuk Mencegah Ruptur Perineum
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/366
<p>Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada persalinan pervaginam dan dapat menimbulkan nyeri, perdarahan, infeksi, serta menurunkan kualitas hidup ibu pada masa nifas. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai upaya pencegahan ruptur perineum menyebabkan perlunya edukasi dan pelatihan yang tepat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III melalui edukasi dan pelatihan pijat perineum sebagai upaya pencegahan ruptur perineum. Program PERI CARE dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Dukuhseti, Kabupaten Pati dengan melibatkan 25 ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik pijat perineum menggunakan model anatomi, praktik langsung (redemonstrasi), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 62,4 meningkat menjadi 87,6 pada post-test. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 20% menjadi 88%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 32% menjadi 0%. Selain itu, sebanyak 88% peserta mampu melakukan teknik pijat perineum secara mandiri sesuai prosedur yang telah diajarkan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan pijat perineum efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III. Program PERI CARE dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesiapan persalinan serta mendukung pencegahan ruptur perineum</p>Bima SuryantaraMia Dwi AgustinRiyantika Riyantika
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-262026-06-2651596310.35335/nauli.v5i1.366Gerakan Peduli Sampah Berbasis Komunitas: Studi Kasus Program KKN Di Desa Pasir Matogu, Kecamatan Angkola Muara Tais,Tapanuli Selatan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/347
<p>Gerakan peduli sampah merupakan salah satu upaya strategis dalam mengatasi persoalan pengelolaan sampah di lingkungan perdesaan yang belum terkelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program gerakan peduli sampah yang dilaksanakan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pasir Matogu, Kecamatan Muara Tais, Kota Padang Sidimpuan. Program yang dilaksanakan meliputi pembersihan lingkungan, pembentukan bank sampah, serta pemasangan papan informasi kebersihan. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR) dengan melibatkan mahasiswa dan masyarakat secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, terbentuknya unit bank sampah desa, serta tersedianya media informasi lingkungan yang informatif. Gerakan ini memperkuat nilai gotong royong dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kajian ini sejalan dengan berbagai penelitian terkini yang menegaskan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam pengelolaan sampah di Indonesia.</p>Himpun HarahapReni TambunanDesti Ananta PohanIsra Aminah LubisDira PuspitaZahra Salsabila
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-0551293310.35335/nauli.v5i1.347Edukasi Dismenorea Pada Remaja Putri Di STIKes Darussalam Lhokseumawe
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/384
<p>Dismenorea merupakan salah satu ketidaknyamanan menstruasi yang sering dirasakan. Prevalensi dismenorea secara global mencapai 71,1% dan Indonesia sebesar 87,5%. Dampak dismenorea pada remaja meliputi rasa nyaman terganggu, aktifitas menurun, pola tidur dan selera makan terganggu, kesulitan berkonsentrasi sampai dengan menggangu kegiatan sehari-hari. Pengetahuan sangat penting untuk membentuk perilaku seseorang terutama dalam menangani dismenorea. Pengetahuan yang cukup akan menjadi dasar penatalaksaan awal individu dalam mengurangi dismenorea yang dirasakan. Penyuluhan merupakan upaya perubahan perilaku manusia yang dilakukan melalui pendekatan edukatif. Tujuan dari kegiatan ini untuk agar remaja putri dapat mengatasi dismenore dengan tepat. Metode dari kegiatan ini berupa penyuluhan kepada mahasiswi. Jumlah mitra yang menjadi sasaran adalah 20 mahasiswi. Hasil yang akan dicapai adalah peningkatan pengetahuan mahasiswi mengenai dismenorea dengan presentase hasil pretest yang dikategorikan berpengetahuan baik, berpengetahuan cukup, dan berpengetahuan kurang.</p>Fatimah ZaharaSiti MaimunahEvy Ernawati
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-232026-07-235114114710.35335/nauli.v5i1.384Penerapan FGD dan GIS dalam Perencanaan Cetak Sawah Partisipatif di Lahan Rawa Pasang Surut Kabupaten Pelalawan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/362
<p>Ketahanan pangan nasional menghadapi tantangan akibat alih fungsi lahan sawah, khususnya di Provinsi Riau yang didominasi perkebunan kelapa sawit. Kabupaten Pelalawan, Desa Pulau Muda, menjadi lokasi prioritas program cetak sawah dengan potensi lahan rawa yang belum optimal dimanfaatkan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas survey investigasi dan desain (SID), yang sering terkendala oleh rendahnya partisipasi petani dan keterbatasan akurasi data spasial. Kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan metode Focus Group Discussion (FGD) dan Geographic Information System (GIS) dalam proses SID untuk menghasilkan desain yang partisipatif dan presisi. Metode yang digunakan meliputi analisis GIS berbasis overlay peta tematik, pemetaan UAV dengan sistem Post Processed Kinematic (PPK) dan FGD yang melibatkan kelompok tani dan pemangku kepentingan. Hasil menunjukkan integrasi GIS dan FGD menghasilkan desain cetak sawah seluas 750 ha yang sesuai dengan kondisi biofisik dan sosial. Sebanyak 509 calon petani tervalidasi, kesepakatan batas lahan, pembagian petak, dan perencanaan infrastruktur pendukung. Pendekatan ini meningkatkan akurasi desain, legitimasi sosial, dan peluang keberhasilan implementasi program.</p>Meki HerlonZulhamid RidhoAhmad RifaiMustaqim MustaqimNur SuhadaArya A. MetanandaNiskan Walid MasruriJoni IrawanAmrul KhoiriGian JulianoAnnisa Azzahra GusvianiNofri SandriaSapitri SapitriSiti Intan SulistiowatiRasyid Hamidi, M. Ridho JaliMuhammad Ilham
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-162026-07-165113114010.35335/nauli.v5i1.362Peningkatan Kesadaran Orangtua dan Lansia Terhadap Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala Untuk Mewujudkan Kualitas Hidup yang Lebih Baik Desa Janji Mauli MT Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/345
<p>Kuliah Kerja Nyata Universitas Aufa Royhan merupakan wujud nyata dari tugas mahasiswa untuk memenuhi tugas wajib dari kampus dengan dosen pembimbing kuliah kerja nyata. Melalui kegiatan KKN di Desa Janji Mauli Mt, maka terjadi interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat sebagai wujud pengabdian masyarakat. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan di Janji Mauli MT ini adalah sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada warga Desa Janji Mauli MT dan sebagai program kerja yang telah di sepakati secara Bersama, Hasil yang dicapai dari keseluruhan Program KKN diantaranya kegiatan posyandu balita dan Lansia yang dilaksanakan di setiap dusun di Desa Janji Mauli MT sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Posyandu merupakan upaya pemerintah untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti Lansia dan balita. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah rentannya Lansia terkena Kadar Gula Darah tinggi, kolestrol dan asam Urat serta Posyandu balita dilaksanakan dengan kegiatan berupa pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar Kepala. Kegiatan bertempat di Posyandu, Desa Janji Mauli MT.</p>Wiani Mayka LupantriTasya PrasiskaElsa MonichaKhoirunnisaGusti Randa Harahap
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-0551192310.35335/nauli.v5i1.345Model Transformasi Digital dan Standarisasi Akuntansi pada UMKM untuk meningkatkan Daya Saing Berkelanjutan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/380
<p>Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Thailand, khususnya pada mitra Saila Muslim Food, menghadapi tantangan krusial dalam menghadapi era ekonomi digital. Permasalahan utama meliputi rendahnya literasi keuangan, keterbatasan penguasaan teknologi e-payment, serta lemahnya kapasitas organisasi dalam menyusun laporan akuntansi standar yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing usaha. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model transformasi digital dan standarisasi akuntansi guna memperkuat tata kelola operasional dan transparansi keuangan mitra. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid (daring dan luring) pada tanggal 6 Juni 2026, yang melibatkan 25 peserta terdiri dari pelaku UMKM dan staf operasional. Intervensi program mencakup sosialisasi literasi keuangan, pelatihan sistem e-payment, pendampingan penyusunan laporan akuntansi standar (berbasis SAK EMKM/TFRS), serta edukasi mengenai pemasaran digital dan keamanan siber sebagai bagian dari strategi transformasi digital yang berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan teknis peserta. Sebanyak 25 peserta berhasil mengadopsi sistem digital dan berpartisipasi aktif dalam standarisasi keuangan bisnis mereka. Transformasi dari sistem pembukuan manual menuju sistem digital terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi keuangan mitra secara berkelanjutan.</p>Andry SeptiantoErliana ErlianaJunaenah Junaenah
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-162026-07-165112613010.35335/nauli.v5i1.380Peningkatan Kesadaran Dan Implementasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Sekolah Dasar Di Desa Muaratais Ii Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/355
<p>Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memiliki peran krusial dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang berada pada tahap pembentukan kebiasaan. Namun, rendahnya tingkat kesadaran dan belum optimalnya penerapan PHBS masih menjadi permasalahan yang umum dijumpai di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terkait PHBS. Kegiatan intervensi dilaksanakan pada 68 siswa kelas 1 hingga 5 di SD Negeri 101509 Desa Muaratais II. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan terstruktur, diskusi interaktif, serta demonstrasi praktik PHBS, khususnya teknik mencuci tangan yang benar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi serta evaluasi terhadap respon siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta peningkatan kemampuan dalam menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga menunjukkan partisipasi yang lebih aktif selama kegiatan berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif yang bersifat partisipatif dan aplikatif efektif dalam mendorong perubahan perilaku pada siswa sekolah dasar. Dengan demikian, penguatan edukasi PHBS di tingkat sekolah dasar menjadi langkah strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.</p>Juli SapitriRiantiYuliana TresiaUswatun KarimahNur BaitiNuryani Patma
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-0551545810.35335/nauli.v5i1.355Penguatan Etika Bermedia Sosial sebagai Bagian dari Pertahanan Bangsa bagi Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Plered
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/397
<p>Perkembangan media sosial telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, berkomunikasi, dan berinteraksi. Di sisi lain, media sosial juga menjadi sarana penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi, serta berbagai bentuk disinformasi yang berpotensi mengganggu persatuan dan ketahanan nasional. Remaja sebagai pengguna media sosial yang dominan perlu memiliki pemahaman mengenai etika bermedia sosial agar mampu menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab sekaligus berkontribusi dalam menjaga pertahanan bangsa di ruang siber. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa kelas XII SMA Negeri 1 Plered mengenai pentingnya etika bermedia sosial sebagai bagian dari upaya bela negara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi kebutuhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, sesi tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi etika bermedia sosial, dampak penyebaran hoaks terhadap persatuan bangsa, perlindungan data pribadi, ancaman perang informasi (information warfare), serta peran generasi muda dalam menjaga ketahanan nasional melalui perilaku digital yang bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap seluruh materi yang diberikan, yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung serta memahami bahwa perilaku di ruang digital merupakan salah satu bentuk implementasi nilai bela negara. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi mengenai etika bermedia sosial efektif dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga ruang digital yang aman, bertanggung jawab, dan mendukung pertahanan bangsa.</p>Muhammad Azhar PrabukusumoEryan Ahmad FirdausJonson ManurungRochedi Idul AdhaRuben Lumban Tobing
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-08-012026-08-015118018810.35335/nauli.v5i1.397Membangun Masyarakat Tangguh Banjir Melalui Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana Dan Penyelmatan Diri Berbasis Komunitas Di Desa Pargumbangan Tapanuli Selatan
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/343
<p>Banjir merupakan bencana tahunan yang kerap menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, baik secara material maupun korban jiwa. Guna meminimalkan dampak tersebut, kegiatan pelatihan pengurangan risiko dan penyelamatan diri dari banjir dilaksanakan di Desa Pargumbangan, Kecamatan Angkola Muaratais, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman secara efektif. Metode yang digunakan menggabungkan penyuluhan teori mengenai pemetaan risiko dan simulasi evakuasi langsung di lapangan guna melatih respons psikomotorik warga saat situasi darurat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kapasitas komunitas yang signifikan, di mana masyarakat menjadi lebih memahami langkah mitigasi praktis, tanda awal bencana, serta prosedur penyelamatan diri yang aman. Melalui keterlibatan aktif seluruh elemen warga, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kemandirian jangka panjang, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengurangi risiko korban dan kerugian akibat banjir secara berkelanjutan di masa mendatang.</p>Putri AmandaPitri Handani HasibuanNur Anisa DelauLily AzhariRizki Paulina LubisMaulana Iskandar Muda
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-06-052026-06-055171110.35335/nauli.v5i1.343Gangguan Mental Emosional Pada Remaja melalui Edukasi dan Deteksi Dini Kesehatan Mental di SMA Antang Makassar
https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Nauli/article/view/376
<p>Gangguan mental emosional pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Masa remaja sebagai periode transisi biologis, psikologis, sosial, dan emosional menyebabkan remaja rentan mengalami stres, kecemasan, depresi, serta masalah penyesuaian diri. Rendahnya literasi kesehatan mental mengakibatkan banyak remaja belum mampu mengenali gejala awal sehingga terlambat memperoleh pertolongan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan mental, mengenalkan tanda dan gejala gangguan mental emosional, serta melakukan deteksi dini menggunakan instrumen skrining sederhana. Kegiatan dilaksanakan di SMA Antang Makassar pada September 2026 dengan melibatkan 60 siswa kelas X dan XI. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pemutaran video edukasi, simulasi manajemen stres, latihan relaksasi napas dalam, skrining menggunakan Self Reporting Questionnaire (SRQ-20), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 58,3 menjadi 88,1 setelah edukasi. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta tidak berisiko mengalami gangguan mental emosional, sementara beberapa peserta memerlukan tindak lanjut berupa konseling. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali gejala stres, kecemasan, dan depresi ringan serta memahami langkah awal untuk memperoleh bantuan profesional. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mental yang dipadukan dengan deteksi dini efektif meningkatkan literasi kesehatan mental remaja dan mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan psikologis. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi sekolah, puskesmas, guru, orang tua, dan tenaga kesehatan.</p>M. Agus Jabir
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
2026-07-042026-07-04519010010.35335/nauli.v5i1.376