Pembinaan Spiritualitas Kebebasan dan Tanggung Jawab Moral Bagi Novis FCJM dalam Membangun Kedewasaan Iman dan Kehidupan Religius
DOI:
https://doi.org/10.35335/nauli.v2i2.409Keywords:
Kebebasan Kristiani, Tanggung Jawab Moral, Hati Nurani, Novis, Kedewasaan ImanAbstract
Kebebasan dan tanggung jawab moral merupakan dua unsur yang saling berkaitan dalam pembentukan kedewasaan iman dan identitas hidup religius. Pada masa novisiat, pemahaman kebebasan yang tidak terintegrasi dengan hati nurani, ketaatan, dan tanggung jawab dapat memunculkan sikap individualistis, disiplin yang bersifat eksternal, serta kesulitan dalam mengambil keputusan moral. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat spiritualitas kebebasan dan tanggung jawab moral bagi Novis FCJM di Novisiat Greccio Pematangsiantar. Program menggunakan pendekatan edukatif, pastoral, partisipatif, reflektif, dan kontekstual melalui seminar, pendalaman Kitab Suci, studi kasus moral, sharing kelompok, refleksi pribadi, pendampingan spiritual, dan penyusunan komitmen. Evaluasi dirancang melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, lembar refleksi, wawancara pembina, serta monitoring pascakegiatan. Draf hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 52,6 menjadi 86,6 pada aspek makna kebebasan, tanggung jawab moral, pembentukan hati nurani, ketaatan dan disiplin, serta kedewasaan iman. Capaian kualitatif tampak pada meningkatnya kemampuan peserta membedakan kebebasan dari sikap sewenang-wenang, mempertimbangkan konsekuensi tindakan, menerima aturan komunitas sebagai sarana pertumbuhan, serta merumuskan keputusan yang berorientasi pada kebaikan bersama. Program menunjukkan bahwa pembinaan moral menjadi lebih efektif ketika ajaran Gereja dihubungkan dengan pengalaman, dilema konkret, refleksi, dan pendampingan berkelanjutan.
References
Bevans, S. B. (2018). Models of contextual theology (Rev. ed.). Orbis Books.
Congregation for Institutes of Consecrated Life and Societies of Apostolic Life. (2017). New wine in new wineskins: The consecrated life and its ongoing challenges since Vatican II. Libreria Editrice Vaticana.
Francis. (2018a). Gaudete et exsultate: Apostolic exhortation on the call to holiness in today’s world. Libreria Editrice Vaticana.
Francis. (2018b). Together with young people, let us bring the Gospel to all: Message for World Mission Day 2018. Libreria Editrice Vaticana.
Francis. (2019). Christus vivit: Post-synodal apostolic exhortation to young people and to the entire People of God. Libreria Editrice Vaticana.
Francis. (2021). Address for the opening of the synodal path. Libreria Editrice Vaticana.
General Secretariat of the Synod of Bishops. (2021a). For a synodal Church: Communion, participation, and mission—Preparatory document. Vatican.
General Secretariat of the Synod of Bishops. (2021b). Vademecum for the Synod on Synodality. Vatican.
General Secretariat of the Synod of Bishops. (2022). Enlarge the space of your tent: Working document for the continental stage. Vatican.
Grossmann, I., Gerlach, T. M., & Denissen, J. J. A. (2017). Wise reasoning in the face of everyday life challenges. Social Psychological and Personality Science, 8(7), 813–821.
International Theological Commission. (2018). Synodality in the life and mission of the Church. Libreria Editrice Vaticana.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2021). Beyond academic learning: First results from the survey of social and emotional skills. OECD Publishing.
Santrock, J. W. (2018). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Synod of Bishops. (2017). Young people, the faith and vocational discernment: Preparatory document. Vatican.
Synod of Bishops. (2018). Young people, the faith and vocational discernment: Final document of the XV Ordinary General Assembly. Vatican..
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli is licensed under a