Penguatan Kesiapan Kustodi General Sibolga Menuju Propinsi Kapusin Melalui Seminar Spiritualitas, Persaudaraan, Dan Kepemimpinan Pelayan
DOI:
https://doi.org/10.35335/nauli.v3i1.405Keywords:
Kapusin, Kustodi General Sibolga, spiritualitas Fransiskan, persaudaraan, kepemimpinan pelayanAbstract
Perubahan status Kustodi General Sibolga menuju Propinsi Kapusin merupakan proses kelembagaan yang menuntut kesiapan spiritual, persaudaraan, kepemimpinan, tata kelola, dan orientasi pastoral. Transisi tersebut tidak dapat dipahami hanya sebagai peningkatan administratif karena identitas Kapusin tetap harus berakar pada kharisma Santo Fransiskus, kesederhanaan, persaudaraan, pelayanan, dan kedekatan dengan kaum kecil. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kesiapan anggota Kustodi General Sibolga melalui seminar persiapan menuju Propinsi Kapusin. Program menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, reflektif, teologis, filosofis, dan pastoral melalui pemaparan materi, dialog, refleksi bersama, analisis tantangan, perumusan komitmen, serta penyusunan rekomendasi. Evaluasi dirancang melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, umpan balik, dan refleksi kelompok. Draf hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 55,0 menjadi 88,0 pada aspek pemahaman transisi kelembagaan, spiritualitas Fransiskan, persaudaraan komunitas, kepemimpinan pelayan, dan komitmen bersama. Capaian kualitatif tampak pada berkembangnya kesamaan visi, kesadaran bahwa pertumbuhan kelembagaan harus melayani kharisma, serta komitmen memperkuat komunikasi dan tanggung jawab bersama. Program menunjukkan bahwa persiapan menuju propinsi menjadi lebih bermakna ketika tata kelola organisasi diintegrasikan dengan pembaruan spiritualitas dan kehidupan persaudaraan.
References
Congregation for Catholic Education. (2017). Educating to fraternal humanism: Building a civilization of love 50 years after Populorum progressio. Libreria Editrice Vaticana.
Congregation for Institutes of Consecrated Life and Societies of Apostolic Life. (2017). New wine in new wineskins: The consecrated life and its ongoing challenges since Vatican II. Libreria Editrice Vaticana.
Francis. (2017a). Nonviolence: A style of politics for peace. Message for the Fiftieth World Day of Peace. Libreria Editrice Vaticana.
Synod of Bishops. (2017). Young people, the faith and vocational discernment: Preparatory document. Vatican.
Congregation for Institutes of Consecrated Life and Societies of Apostolic Life. (2018). Economy at the service of the charism and mission. Libreria Editrice Vaticana.
Francis. (2018a). Gaudete et exsultate: Apostolic exhortation on the call to holiness in today’s world. Libreria Editrice Vaticana.
Francis. (2018b). Together with young people, let us bring the Gospel to all: Message for World Mission Day 2018. Libreria Editrice Vaticana.
International Theological Commission. (2018). Synodality in the life and mission of the Church. Libreria Editrice Vaticana.
Synod of Bishops. (2018). Young people, the faith and vocational discernment: Final document of the XV Ordinary General Assembly. Vatican.
Francis. (2019). Christus vivit: Post-synodal apostolic exhortation to young people and to the entire People of God. Libreria Editrice Vaticana.
Francis, & Ahmad Al-Tayyeb. (2019). A document on human fraternity for world peace and living together. Vatican.
Francis. (2021). Address for the opening of the synodal path. Libreria Editrice Vaticana.
General Secretariat of the Synod of Bishops. (2021a). For a synodal Church: Communion, participation, and mission—Preparatory document. Vatican.
General Secretariat of the Synod of Bishops. (2021b). Vademecum for the Synod on Synodality. Vatican.
General Secretariat of the Synod of Bishops. (2022). Enlarge the space of your tent: Working document for the continental stage. Vatican.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli is licensed under a