Implementasi Sistem Pertanian Cerdas Terdistribusi Berbasis Dashboard Monitoring dan Notifikasi Proaktif WhatsApp

Authors

  • Vinaldo Tambunan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Amelia Kartika Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Muhammad Rafi Arnof Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia
  • Jonson Manurung Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/nauli.v5i1.386

Keywords:

Smart Farming; Internet of Things (IoT), Hidroponik, Dashboard Monitoring, Pengabdian kepada Masyarakat

Abstract

Keterbatasan lahan pekarangan dan rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pertanian menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Leuwinutug dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Di sisi lain, perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memberikan peluang untuk mengembangkan sistem pertanian cerdas yang mampu meningkatkan efisiensi budidaya tanaman melalui pemantauan dan pengendalian secara real-time. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Sistem Pertanian Cerdas Terdistribusi Berbasis Dashboard Monitoring dan Notifikasi Proaktif (WhatsApp) untuk mendukung budidaya hidroponik sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dalam Program Innovillage Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh PT Telkom Indonesia dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, perancangan sistem, implementasi teknologi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan instalasi hidroponik berbasis ESP32, dashboard monitoring berbasis web, serta notifikasi otomatis melalui aplikasi WhatsApp untuk memantau kondisi sistem secara real-time. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem berhasil diimplementasikan dan berfungsi sesuai dengan rancangan, sehingga masyarakat mampu memantau kondisi instalasi hidroponik, memperoleh notifikasi secara otomatis, serta mengoperasikan sistem secara mandiri setelah mengikuti pelatihan. Selain meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi Internet of Things dalam bidang pertanian, program ini juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi pengelolaan budidaya hidroponik, pemanfaatan lahan pekarangan, dan penguatan ketahanan pangan keluarga. Dengan demikian, implementasi sistem pertanian cerdas berbasis dashboard monitoring dan notifikasi proaktif WhatsApp dapat menjadi salah satu model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi yang berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik permasalahan yang serupa.

References

Alreshidi, E. (2024). Internet of Things applications for smart agriculture: A comprehensive review. Computers and Electronics in Agriculture, 227, 109486. https://doi.org/10.1016/j.compag.2024.109486

Ayaz, M., Ammad-Uddin, M., Sharif, Z., Mansour, A., & Aggoune, E. H. M. (2019). Internet-of-Things (IoT)-based smart agriculture: Toward making the fields talk. IEEE Access, 7, 129551–129583. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2019.2932609

Benyezza, H., Bouhedda, M., & Rebouh, S. (2021). Zoning irrigation smart system based on fuzzy control technology and IoT for water and energy saving. Journal of Cleaner Production, 302, 127001. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2021.127001

Food and Agriculture Organization. (2022). The state of food and agriculture 2022: Leveraging automation in agriculture for transforming agrifood systems. FAO. https://doi.org/10.4060/cb9479en

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Statistik pertanian 2023. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.

Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2017). Peta gerakan literasi digital di Indonesia: Studi tentang pelaku, ragam kegiatan, kelompok sasaran, dan mitra. Jurnal Informasi, 47(2), 149–166. https://doi.org/10.21831/informasi.v47i2.16079

Nasrullah, R., Aditya, W., Satya, T. I., Nento, M. N., Hanifah, N., Miftahussururi, & Akbari, Q. S. (2017). Materi pendukung literasi digital. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

PT Telkom Indonesia. (2025). Panduan Program Innovillage 2025. PT Telkom Indonesia.

Rose, D. C., Wheeler, R., Winter, M., Lobley, M., & Chivers, C. A. (2021). Agriculture 4.0: Making it work for people, production, and the planet. Land Use Policy, 100, 104933. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2020.104933

UNESCO. (2021). Digital citizenship education handbook. UNESCO Publishing. https://unesdoc.unesco.org/

Wolfert, S., Ge, L., Verdouw, C., & Bogaardt, M. J. (2017). Big data in smart farming: A review. Agricultural Systems, 153, 69–80. https://doi.org/10.1016/j.agsy.2017.01.023

Yahya, A., Mahayudin, M. H., & Rahim, M. S. M. (2023). Smart hydroponic monitoring system using Internet of Things technology: A review. Computers and Electronics in Agriculture, 212, 108103. https://doi.org/10.1016/j.compag.2023.108103

Yuliza, E., & Kurniawan, T. (2022). Implementasi Internet of Things pada sistem hidroponik untuk meningkatkan produktivitas pertanian perkotaan. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), 6(5), 856–864. https://doi.org/10.29207/resti.v6i5.4380

Zamora-Izquierdo, M. A., Santa, J., Martínez, J. A., Martínez, V., & Skarmeta, A. F. (2019). Smart farming IoT platform based on edge and cloud computing. Biosystems Engineering, 177, 4–17. https://doi.org/10.1016/j.biosystemseng.2018.10.014

Zhang, Y., Wang, G., Wang, X., Liu, J., & Zhao, C. (2022). Internet of Things enabled precision agriculture: Technologies and applications. Computers and Electronics in Agriculture, 198, 107087. https://doi.org/10.1016/j.compag.2022.107087

Downloads

Published

2026-07-25