Peningkatan Kesadaran Dan Implementasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Sekolah Dasar Di Desa Muaratais Ii Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026

Authors

  • Juli Sapitri Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Rianti Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Yuliana Tresia Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Uswatun Karimah Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Nur Baiti Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Nuryani Patma Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/nauli.v5i1.355

Keywords:

PHBS, Penyuluhan Kesehatan, Sisea SD, Perilau Hidup Sehat, Desa Muaratais II

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memiliki peran krusial dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang berada pada tahap pembentukan kebiasaan. Namun, rendahnya tingkat kesadaran dan belum optimalnya penerapan PHBS masih menjadi permasalahan yang umum dijumpai di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terkait PHBS. Kegiatan intervensi dilaksanakan pada 68 siswa kelas 1 hingga 5 di SD Negeri 101509 Desa Muaratais II. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan terstruktur, diskusi interaktif, serta demonstrasi praktik PHBS, khususnya teknik mencuci tangan yang benar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi serta evaluasi terhadap respon siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta peningkatan kemampuan dalam menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa juga menunjukkan partisipasi yang lebih aktif selama kegiatan berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif yang bersifat partisipatif dan aplikatif efektif dalam mendorong perubahan perilaku pada siswa sekolah dasar. Dengan demikian, penguatan edukasi PHBS di tingkat sekolah dasar menjadi langkah strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

References

Arif, M., & Siregar, R. (2023). Kolaborasi lintas sektor dalam penguatan program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di institusi pendidikan dasar. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(2), 142–151. https://doi.org/10.25311/jkk.v9i2.953

Fitriani, R., & Yusuf, N. (2021). Pembentukan karakter peduli kesehatan sejak dini melalui pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dasar. Jurnal Edukasi Kesehatan, 13(1), 45–53. https://doi.org/10.31262/jek.v13i1.2104

Gunawan, A., & Kurniawan, H. (2021). Hubungan tingkat kebersihan diri dan status kesehatan terhadap fokus belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 11(3), 215–224. https://doi.org/10.24246/jpu.v11i3.4102

Hidayat, T., Rosita, D., & Amelia, R. (2022). Strategi sarana edukatif sekolah dalam menanamkan nilai sanitasi lingkungan pada anak usia sekolah. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 14(2), 89–98. https://doi.org/10.33221/jikm.v14i2.1345

Hidayati, L. (2022). Analisis faktor penghambat konsistensi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa tingkat dasar. Jurnal Perilaku Kesehatan Indonesia, 10(1), 34–41. https://doi.org/10.47317/jpki.v10i1.512

Kusuma, W., & Wardani, K. (2023). Implementasi gerakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan pola makan sehat di lingkungan sekolah dasar. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 56–65. https://doi.org/10.14710/jpki.v18i1.16432

Lestari, P., & Handayani, S. (2023). Dampak edukasi PHBS terhadap penurunan angka kesakitan akibat infeksi saluran pencernaan pada anak sekolah. Jurnal Keperawatan Anak, 6(2), 104–112. https://doi.org/10.26714/jka.v6i2.8912

Nugroho, S., Prasetyo, B., & Utomo, M. (2022). Pengaruh keteladanan guru terhadap kepatuhan siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, 5(3), 178–186. https://doi.org/10.23917/jmpd.v5i3.6145

Pratiwi, A., & Utami, I. (2021). Pola asuh dan peran sekolah dalam investasi kesehatan anak melalui program PHBS. Jurnal Kesehatan Anak Usia Dini, 7(2), 120–129. https://doi.org/10.21009/jkaud.v7i2.2341

Ramadhan, F., & Saputra, R. (2023). Ketersediaan infrastruktur sanitasi sekolah dan pengaruhnya terhadap perilaku hygiene siswa. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 97–106. https://doi.org/10.20473/jkl.v15i2.42103

Santoso, B., & Lestari, A. (2021). Metode demonstrasi interaktif dan praktik langsung dalam meningkatkan keterampilan PHBS siswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Keperawatan, 4(2), 75–83. https://doi.org/10.32584/jpmk.v4i2.921

Sari, D., & Rahmawati, E. (2021). Tingkat perkembangan kognitif anak usia sekolah dasar dalam mengadopsi konsep kebersihan harian. Jurnal Psikologi Perkembangan, 9(3), 201–210. https://doi.org/10.22146/jpp.v9i3.6514

Setyawati, I., & Budiman, F. (2022). Efektivitas intervensi penyuluhan dalam menyelaraskan perilaku hidup bersih anak di sekolah dan rumah. Jurnal Promkes, 10(2), 167–175. https://doi.org/10.20473/jpk.v10i2.33145

Wulandari, S., & Wijaya, A. (2022). Hubungan perilaku tidak sehat dengan kejadian diare dan kecacingan di lingkungan institusi pendidikan dasar. Jurnal Epidemiologi Klinis, 4(1), 28–36. https://doi.org/10.22435/jek.v4i1.5891

Downloads

Published

2026-06-05