Optimalisasi Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi Melalui Penyuluhan Kesehatan dan Pelatihan Pembuatan Teh Celup Herbal Berbasis Potensi Lokal di Desa Muaratais III, Kec. Angkola Muaratais, Kab. Tapanuli Selatan

Authors

  • Fadila Afriani Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Nur Eliza Lubis Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Mhd Aulia Hasan Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Meta Melani Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Sefrianti Ashari Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Sofwatun Nadia Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/nauli.v5i1.350

Keywords:

Hipertensi, penyuluhan kesehatan, daun kelor, teh celup herbal, lansia

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius karena dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan berbagai komplikasi berbahaya lainnya. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko serta upaya pencegahan dini menjadi salah satu pemicu utama tingginya angka kejadian hipertensi di tingkat komunitas, sehingga kegiatan pengabdian ini diinisiasi di Desa Muaratais III dengan menyasar 20 orang lansia untuk mendongkrak pemahaman kesehatan sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam pembuatan teh celup herbal berbahan daun kelor sebagai alternatif minuman sehat penurun tekanan darah. Metode yang diterapkan meliputi kombinasi antara penyuluhan kesehatan lewat ceramah interaktif serta pelatihan pembuatan teh celup melalui demonstrasi dan praktik langsung yang mencakup materi pengertian, faktor risiko, gejala klinis, hingga langkah pengendalian hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya lonjakan pemahaman peserta yang signifikan mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat secara konsisten, di mana para lansia kini telah mampu mempraktikkan pengolahan teh herbal berbahan daun kelor, jahe, sereh, dan kayu manis secara mandiri. Melalui keberlanjutan program ini, kesadaran jemaah lansia dalam mengontrol tekanan darah diharapkan dapat terus meningkat sekaligus mampu mengoptimalkan potensi pemanfaatan sumber daya lokal menjadi produk kesehatan terjangkau yang bernilai guna tinggi.

References

Dilla, F., Wibowo, A., & Anwar, K. (2024). Inovasi Pembuatan Minuman Herbal Berbasis Daun Kelor Skala Rumah Tangga. Jurnal Teknologi Pangan Dan Gizi, 23(1), 55–64. https://doi.org/10.33508/jtpg.v23i1.4921

Ernawati, E., Yulita, N., & Handayani, T. (2023). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Terkait Pencegahan Hipertensi. Jurnal Keperawatan Komunitas, 7(3), 215–224. https://doi.org/10.32583/jkk.v7i3.982

Hidayat, S., Nugroho, A., & Akbar, R. (2023). Pemetaan Potensi Tanaman Obat di Wilayah Rural Tapanuli Selatan. Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan, 15(2), 120–132. https://doi.org/10.20885/jstl.vol15.iss2.art03

Kaban, M., Lestari, D., & Harahap, M. (2024). Etnofarmakologi Penggunaan Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Obat Tradisional Hipertensi. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 13(1), 42–53. https://doi.org/10.15416/ijcp.2024.13.1.42

Kusuma, R., Wibowo, A., & Baskoro, T. (2023). Analisis Kendala Anggaran Pemerintah Daerah dalam Penyediaan Tong Sampah Standar Jemaah. Jurnal Kebijakan Publik Dan Ekonomi, 11(2), 134–145. https://doi.org/10.36706/jkpe.v11i2.1843

Purnomo, J., Gunawan, H., & Kurniawan, D. (2022). Faktor Kebiasaan Membiarkan Lahan Tidur dan Rendahnya Pemanfaatan Herbal Desa. Jurnal Pertanian Agros, 24(4), 410–419. https://doi.org/10.31293/agros.v24i4.942

Putri, A., Rahmawati, E., & Sari, N. (2022). Diversifikasi Produk Tanaman Obat Keluarga Menjadi Produk Bernilai Jual Tinggi. Jurnal Agribisnis Rural, 6(1), 45–54. https://doi.org/10.21787/jar.v6i1.612

Ramadhani, F., Sanjaya, W., & Permana, I. (2021). Kandungan Flavonoid Total Ekstrak Daun Kelor dan Efek Vasorelaksasinya. Jurnal Kimia Sains Dan Aplikasi, 24(6), 201–209. https://doi.org/10.14710/jksa.24.6.201-209

RI, K. K. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023: Tantangan Penyakit Tidak Menular. Jurnal Sehat Indonesiaku, 11(1), 12–25. https://doi.org/10.34011/jsi.v11i1.5123

Saputra, E., Budiman, A., & Nasution, M. (2021). Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Upaya Screening Tekanan Darah secara Berkala. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(4), 150–159. https://doi.org/10.52436/jpmi.v1i4.32

Sari, I., Pratama, A., & Hidayat, T. (2022). Analisis Risiko Komplikasi Kardiovaskular pada Pasien Hipertensi Usia Lanjut. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(2), 95–104. https://doi.org/10.24853/jkk.18.2.95-104

Setiawan, B., Suryana, D., & Utama, P. (2023). Pelatihan Pembuatan Teh Celup Herbal Berbasis Kelor untuk Pemberdayaan Ekonomi. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 11(3), 310–321. https://doi.org/10.29303/jpm.v11i3.4982

Utomo, S., Prasetyo, B., & Kusuma, R. (2024). Hubungan Obesitas dan Kebiasaan Sedenter Terhadap Keberadaan Hipertensi Urban. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(2), 112–120. https://doi.org/10.26714/jkmi.v19i2.8421

Widyastuti, R., Siregar, A., & Rahayu, S. (2023). Prevalensi Hipertensi pada Usia Produktif Akibat Pergeseran Gaya Hidup Modern. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 8(1), 34–45. https://doi.org/10.14710/jekk.v8i1.16432

Wijaya, C., Baskoro, T., & Lubis, S. (2022). Keamanan dan Efektivitas Obat Herbal Komplementer pada Penderita Penyakit Degeneratif. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 9(2), 78–87. https://doi.org/10.33096/jffi.v9i2.841

Downloads

Published

2026-06-05