Membangun Masyarakat Tangguh Banjir Melalui Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana Dan Penyelmatan Diri Berbasis Komunitas Di Desa Pargumbangan Tapanuli Selatan

Authors

  • Putri Amanda Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Pitri Handani Hasibuan Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Nur Anisa Delau Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Lily Azhari Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Rizki Paulina Lubis Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Maulana Iskandar Muda Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/nauli.v5i1.343

Keywords:

Kesiapsiagaan Bencana, Banjir, Mitigasi, Simulasi Evakuasi, Desa Pargumbangan

Abstract

Banjir merupakan bencana tahunan yang kerap menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, baik secara material maupun korban jiwa. Guna meminimalkan dampak tersebut, kegiatan pelatihan pengurangan risiko dan penyelamatan diri dari banjir dilaksanakan di Desa Pargumbangan, Kecamatan Angkola Muaratais, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman secara efektif. Metode yang digunakan menggabungkan penyuluhan teori mengenai pemetaan risiko dan simulasi evakuasi langsung di lapangan guna melatih respons psikomotorik warga saat situasi darurat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kapasitas komunitas yang signifikan, di mana masyarakat menjadi lebih memahami langkah mitigasi praktis, tanda awal bencana, serta prosedur penyelamatan diri yang aman. Melalui keterlibatan aktif seluruh elemen warga, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kemandirian jangka panjang, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengurangi risiko korban dan kerugian akibat banjir secara berkelanjutan di masa mendatang.

References

Bano, S., & et al. (2022). First aid and emergency response training at the grassroots level. Journal of Community Health and Safety, 8(4), 189–201.

Birkmann, J., & et al. (2021). Framing vulnerability, risk and resilience: Next generation assessments. Natural Hazards, 108, 2341–2356.

Gunawan, H., Kurniawan, D., & Putra, A. (2022). The Impact of Crisis Simulations on Community Psychological Readiness. International Journal of Emergency Management, 18(1), 72–89. https://doi.org/10.1504/IJEM.2022.121345

Hidayat, T., Nugroho, S., & Sanjaya, W. (2023). Korelasi Tingkat Pengetahuan Mitigasi dengan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi. Jurnal Kebencanaan Indonesia, 15(1), 45–58. https://doi.org/10.36706/jki.v15i1.18942

Jahirin, J., Saputra, R., & Hidayat, T. (2021). Analisis Faktor Kebencanaan dan Kerugian Dampak Banjir di Kawasan Padat Penduduk. Jurnal Pengelolaan Kebencanaan, 3(1), 12–25. https://doi.org/10.31293/jpk.v3i1.5123

Lestari, S., Budiman, A., & Hartono, T. (2021). Determinants of Community Preparedness in High-Risk Flood Zones. Disaster Prevention and Management, 30(3), 340–355. https://doi.org/10.1108/DPM-01-2021-0012

Nusantara, A., Wibowo, A., & Kusuma, R. (2023). Edukasi Kebencanaan Berkelanjutan dalam Meningkatkan Resiliensi Komunitas Pedesaan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 11(2), 201–215. https://doi.org/10.29303/jpm.v11i2.4821

Pranata, A., Siregar, F., & Utomo, B. (2023). Statistical Mapping of Hydrometeorological Disasters in Developing Nations. Journal of Hydrology and Disaster Mitigation, 9(1), 34–49. https://doi.org/10.1016/j.jhydrol.2023.129102

Putri, A., Rahmawati, E., & Sari, N. (2022). Identifikasi Tingkat Pemahaman Prosedur Evakuasi Darurat pada Masyarakat Rural. Jurnal Administrasi Publik Kebencanaan, 6(3), 210–223. https://doi.org/10.21787/japk.v6i3.612

Ramadhan, R., Nasution, M., & Lestari, D. (2022). Hubungan Pengetahuan Kebencanaan terhadap Kerentanan Sosial Ekonomi Masyarakat Urban. Jurnal Geografi Lingkungan, 14(2), 115–126. https://doi.org/10.22146/jgl.v14i2.64321

Setiawan, B., Permana, I., & Suryana, D. (2023). The Role of Emergency Evacuation Drills in Minimizing Casualty Rates During Flash Floods. Natural Hazards Review, 24(4), 401–415. https://doi.org/10.1061/NHREFO.NHENG-1741

Siregar, A., Harahap, M., & Lubis, S. (2023). Analisis Risiko Bencana Daerah Aliran Sungai di Wilayah Tapanuli Selatan. Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan, 15(2), 134–148. https://doi.org/10.20885/jstl.vol15.iss2.art05

Sutopo, P., Rahayu, S., & Wijaya, K. (2022). Implementasi Regulasi Penanggulangan Bencana: Tantangan Mitigasi Struktural dan Non-Struktural. Jurnal Hukum Kebencanaan, 5(2), 88–101. https://doi.org/10.24843/jhk.2022.v05.i02.p04

Torus, M., Simanjuntak, J., & Pane, E. (2022). Pelatihan Evakuasi Mandiri Berbasis Komunitas dalam Menghadapi Ancaman Banjir Bandang. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 13(2), 110–121. https://doi.org/10.37622/jdpb.v13i2.943

Wardhana, K., Pratama, A., & Setiawan, H. (2021). Global Flood Trends and Emergency Management Protocols: A Meta-Analysis. International Journal of Disaster Risk Science, 12(4), 512–528. https://doi.org/10.1007/s13753-021-00365-7

Downloads

Published

2026-06-05