Penyuluhan Pembentukan Karakter Siaga Bencana di Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan

Authors

  • Willy Frederik Sinaga Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Gunawan Syahputra Siahaan Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Mhd. Rangga Satria Dlth Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Nova Apriani Dalimunthe Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Masdewi Dalimunthe Universitas Aufa Royhan, Padangsidimpuan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/nauli.v5i1.342

Keywords:

Siaga Bencana, Kesiapsagaan, Penyuluhan, Desa Basilan Baru, KKN

Abstract

Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan daerah yang memiliki potensi risiko bencana alam, namun sebagian besar masyarakatnya belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan pembentukan karakter siaga bencana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan di balai desa, simulasi evakuasi, pembentukan Tim Siaga Bencana Desa bersama Naposo Nauli Bulung (NNB), serta pemasangan papan informasi jalur evakuasi. Kegiatan dihadiri oleh ± 10 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang jenis-jenis bencana, prosedur evakuasi, dan pentingnya kesiapsiagaan bencana di tingkat desa. Capaian signifikan dari program ini adalah terbentuknya kesepakatan awal pembentukan Tim Siaga Bencana Desa Basilam Baru sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketangguhan komunitas.

References

Bano, S., & et al. (2022). First aid and emergency response training at the grassroots level. Journal of Community Health and Safety, 8(4), 189–201.

Birkmann, J., & et al. (2021). Framing vulnerability, risk and resilience: Next generation assessments. Natural Hazards, 108, 2341–2356.

BNPB. (2023). Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2023. Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 1–120.

Parwoto, P., & et al. (2023). Metode penyuluhan interaktif dalam merubah perilaku siaga bencana masyarakat. Jurnal Penyuluhan Komunitas, 19(1), 40–53.

Paton, D., & et al. (2021). Disaster resilient communities: Developing and testing an integrated model. International Journal of Mass Emergencies and Disasters, 39(1), 15–34.

Pratama, A., & et al. (2024). Membangun kemandirian desa melalui program penguatan karakter siaga bencana. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 12(2), 75–88.

Pribadi, K. S., & et al. (2023). Evaluating the Destana (Desa Tangguh Bencana) program in Indonesian rural areas. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 14(1), 22–35.

Salam, A., & et al. (2022). The role of local institutions in mainstreaming community-based disaster risk reduction. International Journal of Emergency Management, 17(2), 99–114.

Shaw, R., & et al. (2021). Community-based disaster risk reduction: Overcoming the challenges of local implementation. Progress in Disaster Science, 11, 100181.

Sudaryono, S., & et al. (2022). Kesiapsiagaan masyarakat desa dalam menghadapi bencana alam di Indonesia. Jurnal Kebencanaan Indonesia, 10(3), 145–158.

Surjan, A., & et al. (2022). Community-led disaster risk management: Lessons from Southeast Asian villages. Journal of Integrated Disaster Risk Management, 12(1), 67–82.

Twigg, J. (2021). Characteristics of a disaster-resilient community: A guidance note. Disaster Studies and Management, 28(2), 112–125.

UNICEF. (2021). Disaster risk reduction and education: A framework for resilience. UNICEF Discussion Papers, 14, 45–58.

Wardiyan, W., & et al. (2022). Hambatan struktural dan kultural dalam edukasi bencana di wilayah pedesaan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 15(2), 110–122.

Wisner, B. (2022). At risk: Natural hazards, people’s vulnerability and disasters (Updated Perspectives). Routledge Hazards Series, 56–78.

Downloads

Published

2026-06-05