https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Merdeka/issue/feed Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar 2025-10-13T06:24:59+00:00 Jonson Manurung Marcha.institute@gmail.com Open Journal Systems <p>Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar (e-ISSN:3024-9457) is a peer-reviewed journal published by Marq &amp; Cha Institute, published twice a year, namely in July and January. This journal publishes research results and studies in the field of education, such as educational management, educational assessment, educational policy, educational technology, learning and teaching and culture.</p> https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Merdeka/article/view/240 Integrasi Nilai-Nilai Bela Negara dalam Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Menengah Atas 2025-10-07T07:29:30+00:00 Nick Holson Simatupang holsonsimatupang@gmail.com Irawati Setia Setia.irawati@gmail.com Maswadati Mearni Mearni.masdawati@gmail.com <p>Pendidikan bela negara memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis dan berintegritas tinggi di tengah tantangan globalisasi dan degradasi nilai kebangsaan. Namun, integrasi nilai-nilai bela negara dalam sistem pendidikan formal, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), masih belum optimal dan seringkali bersifat seremonial tanpa internalisasi nilai yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi nilai-nilai bela negara dalam pendidikan karakter siswa SMA serta menilai kontribusinya terhadap penguatan kesadaran nasional dan tanggung jawab sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-inferensial. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada siswa dari beberapa sekolah menengah atas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji hubungan antara pengetahuan, sikap, dan partisipasi siswa terhadap implementasi nilai bela negara. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara tingkat pemahaman dan partisipasi siswa dengan efektivitas internalisasi nilai bela negara dalam pendidikan karakter. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap penguatan paradigma pendidikan karakter berbasis nasionalisme serta implikasi praktis bagi pengembangan kebijakan kurikulum yang lebih kontekstual dan aplikatif. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan bela negara perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan moral dan identitas kebangsaan generasi muda Indonesia.</p> 2025-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Merdeka/article/view/243 Peran Orang Tua dalam Mengendalikan Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini: Implikasi terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional 2025-10-07T13:19:06+00:00 Raissa Khairru Alfatihah Sutisna raissa_khairru@gmail.com Afifah Wening Tresna Tresna.afifah@gmail.com <p>Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan penggunaan gadget pada anak usia dini, yang berpotensi memengaruhi perkembangan sosial dan emosional mereka apabila tidak dikendalikan secara tepat oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mengendalikan penggunaan gadget dan dampaknya terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia 3–6 tahun. Pendekatan mixed-methods diterapkan, menggabungkan analisis kuantitatif melalui kuesioner terstruktur terhadap 150 pasangan anak-orang tua dan analisis kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan 15–20 orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kontrol orang tua terhadap penggunaan gadget berkorelasi positif dengan kemampuan anak dalam berinteraksi sosial, regulasi emosi, dan pengembangan keterampilan sosial dasar. Anak-anak yang mendapatkan pengawasan konsisten dari orang tua menunjukkan perkembangan sosial-emosional yang lebih optimal dibandingkan anak-anak dengan pengawasan minimal. Temuan ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif orang tua, termasuk pendampingan aktivitas digital, penetapan batas waktu layar, dan pemilihan konten edukatif. Secara teoretis, penelitian ini memperluas pemahaman terkait parenting digital dan psikologi perkembangan anak, sedangkan secara praktis, hasilnya dapat dijadikan dasar bagi strategi pengasuhan digital yang aman, efektif, dan etis, serta program edukasi keluarga dan kebijakan sosial yang mendukung kesejahteraan anak.</p> 2025-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Merdeka/article/view/241 Peran Media Sosial dalam Penguatan Nilai Bela Negara dan Nasionalisme Digital di Kalangan Generasi Muda 2025-10-07T08:02:45+00:00 Satoto Nathaniela satotonathaniela@gmail.com Saphira Megawati Megawati.saphira@gmail.com <p>Perkembangan media sosial telah mengubah pola penyebaran nilai-nilai kebangsaan dari ruang formal menuju ruang digital yang lebih dinamis dan interaktif. Namun, efektivitas konten edukasi bela negara dalam membentuk kesadaran kebangsaan masih menjadi isu yang belum banyak dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konten edukasi bela negara dikonstruksi dan direpresentasikan di media sosial sebagai sarana pembentukan kesadaran kebangsaan di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-inferensial, melibatkan analisis terhadap konten media sosial bertema bela negara serta respon pengguna terhadap paparan konten tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi konten digital dan survei daring, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji hubungan antara intensitas paparan konten dan tingkat kesadaran kebangsaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara frekuensi paparan konten bela negara dan peningkatan kesadaran kebangsaan pengguna (p &lt; 0.05). Selain itu, konten yang dikemas secara kreatif dan partisipatif terbukti lebih efektif dalam menanamkan nilai patriotisme dibandingkan pendekatan komunikasi yang bersifat normatif. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan kreator konten dalam mengembangkan strategi komunikasi kebangsaan berbasis media digital yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan guna memperkuat kesadaran nasional di era transformasi digital.</p> 2025-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Merdeka/article/view/244 Peran Konseling Sekolah dalam Menangani Kasus Bullying pada Siswa SMP 2025-10-08T03:41:50+00:00 Fauzian Dwi Ramadhan fauzian_dwi@gmail.com Wahyu Ibnu Kusumo Kusumo.wahyu@gmail.com <p>Bullying di kalangan siswa SMP merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik. Peran konseling sekolah dianggap penting sebagai strategi intervensi untuk mengurangi perilaku agresif dan meningkatkan keterampilan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi konseling sekolah dalam menangani bullying dan mengevaluasi dampaknya terhadap perilaku serta kesejahteraan psikososial siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan 60 siswa SMP sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner standar untuk mengukur perilaku agresif, keterampilan sosial, persepsi keamanan, dan kepuasan terhadap layanan konseling, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi konseling secara signifikan menurunkan perilaku agresif siswa (p &lt; 0,001) dan meningkatkan keterampilan sosial, persepsi keamanan, serta kepuasan siswa terhadap layanan konseling (p &lt; 0,001). Temuan ini menegaskan efektivitas konseling sekolah sebagai intervensi holistik yang melibatkan konselor, guru, dan orang tua dalam menciptakan iklim sekolah yang aman dan mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Implikasi penelitian ini mencakup penguatan praktik konseling berbasis bukti di sekolah, peningkatan kesejahteraan psikososial siswa, serta panduan bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang mengutamakan pencegahan bullying secara sistematis.</p> 2025-10-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar https://www.ejournal.marqchainstitute.or.id/index.php/Merdeka/article/view/242 Internalisasi Nilai Bela Negara melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di Sekolah Menengah Pertama: Analisis Kuantitatif 2025-10-07T09:06:40+00:00 Monisa Febrianty mona_anty@gmail.com Lestari Martadinata Martadinata.nata@gmail.com <p>Pendidikan nilai bela negara di Sekolah Menengah Pertama sering menghadapi tantangan dalam memastikan internalisasi nilai secara menyeluruh, terutama pada dimensi afektif dan perilaku siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dapat meningkatkan internalisasi nilai bela negara pada siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi korelasional. Populasi penelitian adalah siswa aktif Pramuka di beberapa SMP, dengan sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi kegiatan Pramuka, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif dalam kegiatan Pramuka berhubungan positif dan signifikan dengan internalisasi nilai bela negara pada dimensi kognitif (r = 0,61; p &lt; 0,01), afektif (r = 0,58; p &lt; 0,01), dan perilaku (r = 0,62; p &lt; 0,01). Skor internalisasi tertinggi terdapat pada dimensi kognitif, diikuti afektif dan perilaku, menunjukkan bahwa pengalaman praktik yang berulang memperkuat pemahaman, sikap, dan tindakan siswa. Temuan ini menegaskan peran strategis kegiatan ekstrakurikuler dalam pendidikan karakter dan kewarganegaraan, sekaligus memberikan dasar empiris bagi pengembangan program pembinaan nilai bela negara yang terstruktur dan kontekstual di sekolah. Implikasi penelitian ini mencakup peningkatan efektivitas pembelajaran nilai kebangsaan, integrasi praktik afektif dan perilaku, serta panduan bagi pembina Pramuka dalam merancang aktivitas yang mendukung internalisasi nilai secara menyeluruh.</p> 2025-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar