Peran Media Sosial dalam Penguatan Nilai Bela Negara dan Nasionalisme Digital di Kalangan Generasi Muda
Keywords:
Bela Negara, Kesadaran Kebangsaan, Komunikasi Digital, Media Sosial, Pendidikan KebangsaanAbstract
Perkembangan media sosial telah mengubah pola penyebaran nilai-nilai kebangsaan dari ruang formal menuju ruang digital yang lebih dinamis dan interaktif. Namun, efektivitas konten edukasi bela negara dalam membentuk kesadaran kebangsaan masih menjadi isu yang belum banyak dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konten edukasi bela negara dikonstruksi dan direpresentasikan di media sosial sebagai sarana pembentukan kesadaran kebangsaan di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-inferensial, melibatkan analisis terhadap konten media sosial bertema bela negara serta respon pengguna terhadap paparan konten tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi konten digital dan survei daring, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji hubungan antara intensitas paparan konten dan tingkat kesadaran kebangsaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara frekuensi paparan konten bela negara dan peningkatan kesadaran kebangsaan pengguna (p < 0.05). Selain itu, konten yang dikemas secara kreatif dan partisipatif terbukti lebih efektif dalam menanamkan nilai patriotisme dibandingkan pendekatan komunikasi yang bersifat normatif. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan kreator konten dalam mengembangkan strategi komunikasi kebangsaan berbasis media digital yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan guna memperkuat kesadaran nasional di era transformasi digital.
Downloads
References
Ahmad, P. (2022). Digital nationalism as an emergent subfield of nationalism studies. Nations and Nationalism. https://doi.org/10.1080/14608944.2022.2050196
Alava, J., et al. (2025). From patriotic education to militarist nationalism: Interpretations from social media posts. Journal of Social and Political Psychology. https://doi.org/10.1080/10758216.2024.2444600
Basir, S. N. M., & Abu Bakar, M. Z. (2020). Individualism as threat to patriotism: An outlook on students as social media user. Asian Journal of Education and Social Studies, 7(3), 55–60. https://doi.org/10.9734/ajess/2020/v7i330200
Chen, A., et al. (2023). Pandemic nationalism: Use of government social media and conspiracy beliefs. Government Information Quarterly. https://doi.org/10.1016/j.giq.2023.101788
Cobis, M. Y., & Cangara, H. (2023). Social media as a political space in the digital age. Perspektif, 12(3), 770-785. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i3.9114
Huang, J. (2024). The digital fabric of nationalism: How social media weaves banal nationalism into everyday life. Advances in Social Behavior Research, 8, Article 74. https://doi.org/10.54254/2753-7102/8/2024074
Ijaz, M. S. (2025). Digital nationalism: The rise of Baloch separatist narratives on social media (2020–2025). ACADEMIA International Journal for Social Sciences, 4(3), 501–? https://doi.org/10.63056/ACAD.004.03.0501
Kosolapova, L. A., & Miasnikova, D. I. (2021). Fostering the patriotism of adolescents and youth: How to identify, measure, and evaluate the contribution of juvenile media. Kant, 41(4), 266–272. https://doi.org/10.24923/2222-243x.2021-41.48
Lim, M. (2022). Alternative imaginations: Confronting and challenging the persistent centrism in social media-society research. Journal of Asian Social Science Research, 4(1), 1–22. https://doi.org/10.15575/jassr.v4i1.59
Mihelj, S. (2021). Digital nationalism: Understanding the role of digital media in the rise of ‘new’ nationalism. Nations and Nationalism, 27(2), 331-346. https://doi.org/10.1111/nana.12685
Murtopo, A., Martono, A. D., & Budiyanto. (2024). Optimalisasi peran media sosial guna meningkatkan kesadaran bela negara. Jurnal Dwija Kusuma, 12(2), 93-104. https://doi.org/10.63824/jdk.v12i2.227
Pineda, P. (2021). Social media and the construction and propagation of populist-nationalist discourse. Yale Undergraduate Research Journal, 2(1), Article 22. (no DOI tersedia)
Pascua, P. J. I. (2025). Social media engagement and patriotism among teachers and Grade 11 students: Basis for an action plan. Psychology and Education: A Multidisciplinary Journal, 46(7), 837-857. https://doi.org/10.70838/pemj.460702
Puteri, F. A.-Z., Balqis, M. B., Setiawan, D., Choirunnisa, M. S., Nadia, I. M., & Rheinsalazar, S. F. (2024). Peran content creator sebagai agen bela negara dalam menangkal disinformasi: Studi kasus konten Ferry Irwandi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu. https://doi.org/10.69714/6eec1s75
Siga, W. D., Seva, K., Wijaya, C., & Sirait, A. (t.t.). Digital humanities: Nurturing nationalism through social media. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 5(1). https://doi.org/10.15575/jt.v5i1.19194
Shelby-Caffey, C. (2021). Beyond apple pies, popsicles and patriotism: Leveraging digital literacy to unpack matters of race, power, and privilege. Interdisciplinary Journal of Media and Education. (no DOI tersedia)
Udupa, S. (2019). Extreme speech| Nationalism in the digital age: Fun as a communicative strategy. International Journal of Communication, 13, 2690–2714. https://doi.org/10.2139/ssrn.3437112
Wu, X. K., et al. (2024). Unveiling evolving nationalistic discourses on social media. Humanities and Social Sciences Communications. https://doi.org/10.1057/s41599-024-03425-3
Zhide, T., Saltanat, F., Almash, T., Sholpan, J., Guldana, T., & Gulzhiyan, J. (2022). Formation of students’ values of patriotism through media technology. World Journal on Educational Technology: Current Issues, 14(3), 897–908. https://doi.org/10.18844/wjet.v14i3.7328
“The Digital Fabric of Nationalism: How Social Media Weaves Banal Nationalism into Everyday Life” (2024). Advances in Social Behavior Research, 8, Article 74. https://doi.org/10.54254/2753-7102/8/2024074
Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar is licensed under a