The Application Of Telemedicine Technology In Improving Access To Health Services In Remote Areas
Keywords:
Telemedicine, Training, Education, Health Access, Remote AreasAbstract
This study investigated the application of training and education programme methods in improving access to health services in remote areas through telemedicine technology. Using a qualitative approach, the study involved the development of a training curriculum, hands-on training for health workers, and a community training programme. Results showed that the method was successful in improving the understanding and skills of communities and health workers in using telemedicine. However, limitations of this study include limitations in generalising the results due to the focus on a specific context, as well as resource and time constraints. Suggestions for future research include involving a broader and more comprehensive study, as well as an evaluation of the long-term impact of telemedicine training and education programmes across different contexts.
References
Adiyoso, W., & Muliawan, B. (2019). Pemanfaatan Telemedicine dalam Pelayanan Kesehatan: Sebuah Review Literatur. Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen, 4(2), 125-134.
Arief, M., & Trihono, P. (2020). Implementasi Telemedicine di Puskesmas untuk Meningkatkan Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 180-186.
Dwiputra, G., & Hermawati, S. (2021). Pelatihan Telemedicine bagi Tenaga Kesehatan di Daerah Terpencil: Studi Kasus di Kabupaten X. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik, 7(1), 45-53.
Fauzan, A., & Yulianto, A. (2018). Model Pelatihan Penggunaan Telemedicine bagi Masyarakat Desa di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 12(1), 12-19.
Hanifah, R., & Ihsan, A. (2019). Peran Pelatihan dalam Peningkatan Literasi Teknologi Telemedicine di Daerah Terpencil. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 7(2), 89-97.
Iskandar, D., & Nurcahyo, A. (2020). Implementasi Telemedicine untuk Meningkatkan Akses Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 5(2), 78-85.
Kurniawan, D., & Wibowo, A. (2019). Strategi Pengembangan Telemedicine untuk Meningkatkan Akses Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 12(1), 56-65.
Mardiana, S., & Permana, A. (2021). Evaluasi Program Pelatihan Telemedicine di Puskesmas Pedesaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Terapan, 6(2), 67-75.
Nasution, R., & Lubis, R. (2018). Persepsi Masyarakat tentang Telemedicine sebagai Alternatif Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 5(1), 34-41.
Prasetyo, B., & Sari, R. (2019). Peran Pendidikan dalam Meningkatkan Literasi Telemedicine di Daerah Terpencil. Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Keolahragaan, 7(2), 112-120.
Rahmawati, L., & Setiawan, B. (2020). Strategi Pengembangan Telemedicine untuk Meningkatkan Akses Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil: Studi Kasus di Kabupaten Y. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1), 23-31.
Suryanto, A., & Setiawan, F. (2018). Penerapan Telemedicine dalam Upaya Meningkatkan Akses Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil. Jurnal Kesehatan Masyarakat Internasional, 4(2), 56-63.
Utami, D., & Nugroho, A. (2019). Pelatihan Telemedicine bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas Pedesaan: Studi Kasus di Kabupaten Z. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 6(2), 78-85.
Wulandari, D., & Indah, P. (2021). Implementasi Telemedicine sebagai Solusi Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil: Tinjauan dari Perspektif Masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Terpadu, 7(1), 34-42.
Yuniarti, R., & Pratama, B. (2020). Peran Pelatihan dalam Peningkatan Pemanfaatan Teknologi Telemedicine oleh Masyarakat di Daerah Terpencil. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 56-64
Journal of the Health Science and Nursing is licensed under a